jump to navigation

Inilah pajak mobil mewah import May 16, 2013

Posted by orongorong in : mobil , trackback

unduhan (3)

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Mobil sport dengan banderol mahal jika sudah ada di garasi betapa bangganya, apalagi membeli dengan hasil kerja keras sendiri. Mobil sport di indonesia memang harganya gila-gilaan mahalnya hal ini karena pajak yang begitu tinggi sehingga produsen harus membaderol mobilnya dengan harga tinggi pula. Mau tahu pajak mobil mewah import di indonesia? ini dia sob ;

1. Bea Masuk

Bea Masuk

Setiap barang dari luar Daerah Pabean/Luar Negeri hendak masuk ke Daerah Pabean/Indonesia maka harus dikenai Bea Masuk, berikut besarannya:

Bea masuk = CIF x tarif bea masuknya (bisa 0%, 5%, 10% dst lihat di BTBMI)

CIF adalah Cost (C)= harga barang, Insurance (I) = Asuransi, Freight (F) = Ongkos Kirim

2. PPH 22 impor

PPh 22 Impor
Besarnya PPh Pasal 22 Impor adalah sbb :

Nila Impor sendiri adalah CIF + Bea Masuk

3. PPnBM

PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah)adalah pajak yang dikenakan terhadap :

PPnBM hanya dikenakan satu kali, yakni saat penyerahan dari produsen atau importir.
Besaran PPnBM adalah mulai dari 10% hingga 200%.

4. PPN

PPN (Pajak Pertambahan Nilai)adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen.
besaran PPN adalah 10% x DPP (Dasar Pengenaan Pajak).
DPP dalam hal ini bisa Harga Barang atau Nilai Impor (keterangan lebih lanjut tentang DPP bisa baja di buku perpajakan Indonesia!)
dan PPN bisa dikenakan di setiap mata rantai transaksi, jadi jika anda belinya melalui importir hanya dikenai 1 kali (perpindahan dari importir ke anda), tapi jika melalui distributor bisa dikenai 2 kali (saat perpindahan dari importir ke ditributor dan saat distributor ke anda)

Tujuan Pajak atas Barang Mewah bukan untuk membuat rakyat tidak bisa membeli kok gan, fungsinya untuk :

12670515_1061879627201559_2992280490143194865_n

ibu anak cantik

 

 

space for ads

Comments»

1. gasspoll83 - May 16, 2013

inimah bukan beli mobil tapi beli pajak

orong-orong - May 16, 2013

wkwkwk, begitulah RI

vixy182 - May 16, 2013

trus uang pajaknya malah di makan sama gayus2 lainya…. 🙂

orong-orong - May 16, 2013

ya begitulah gan

2. rusmanjay - May 16, 2013

bisa2 pajaknya yang lebih mahal

orong-orong - May 16, 2013

bisa juga gan, kenapa mobil mewah jadi sangat mahal harganya juga karena itu

3. Mas Sayur - May 16, 2013

yang penting tahu dulu,,siapa tahu ntar bisa kuat beli 😀 jadi sudah nggak kaget.. :mrgreen:

orong-orong - May 16, 2013

siiiiiip, rencana mo beli apa gan?

mudagrafika - May 16, 2013

Mathuk wis lah… 😀

4. dewa - May 16, 2013

karena pajak bea masuk yg tinggi Pabrikan motor selain Honda dan Yamaha ndak berkembang,coba bea masuk yg 6jtan unit motor/th “dihapus”,trus pajak tahunan/stnk “dinaikan “dikali jumlah motor yg beredar 100jtan unit.sama aja hasilnya.tapi harga bebek/matic dikisaran 7jt,kita beli ndak mikir lagi harga jual kembali biar merk apa aja asal suka dibeli ndak laku jual dirombeng toh belinya murah.

orong-orong - May 16, 2013

makanya bikin pabrik disini

5. Adhitya Ramadian - May 16, 2013

wes ngelike kok dilike maneh hehehe

ya berharap kesenjangan sosial di negara ini tidak jomplang….

pamer, rasa bangga, lupa akhirat membuat lupa

orong-orong - May 16, 2013

siiiiip gan

6. Duinnn - May 16, 2013

Pusing, ada contoh soalnya ngga?

orong-orong - May 16, 2013

waduh, ane bukan pak guru gan

7. Erit07 - May 16, 2013

Bnyak di korup…

orong-orong - May 17, 2013

temen2nya gayus pastinya



%d bloggers like this: