4 Aksesoris Motor yang Bikin Bahaya Saat Hujan

1. Ban Tipis dan kecil

Di Jakarta dan sekitarnya intensitas hujan masih tinggi. Hampir setiap hari kita semua harus dihadapi dengan turunnya air hujan dari langit.

Hal ini pastinya membuat Anda semua repot terutama bagi para bikers sejati yang memiliki motor dengan penuh aksesoris. Memang motor yang dihiasi aksesoris after market akan terlihat lebih ciamik apalagi jika terus dirawat, motor Anda akan menjadi pusat perhatian di jalan.

Nah buat Otolovers semua yang memiliki motor dengan menggunakan aksesoris harus ekstra waspada jika musim hujan seperti ini. Jika Anda tidak berhati-hati maka musibah akan mengintai Anda secara perlahan.

Gambar

2. Grip setang dari logam

Selain banyak yang menggunakan ban tipis dan kecil, para bikers yang doyan memasang aksesoris juga pasti suka memasang selongsong grip setang yang terbuat dari logam. Karena dari segi tampilan saja sudah menarik apalagi dipakai dimusim kemarau pancaran logamnya dapat mencuri perhatian motor disekeliling.

Tapi ternyata aksesoris ini kurang cocok jika digunakan saat musim hujan. Karena peranti ini menjadi licin akibat pertemuan antara air hujan dengan logam.

Tidak sedikit para bikers di Indonesia celaka akibat hal sepele ini. Sebab jika kita tidak kuat memegang selongsongannya maka motor akan mudah tercelincir ataupun jatuh saat mengahantam lubang baik kecil ataupun besar.

“Ada baiknya kalau musim hujan seperti ini menggantinya dulu untuk sementara dengan selongsong bawaan pabrikan atau yang berbahan karet,” sarannya.

Gambar

3. Footpeg dari logam

Memiliki tunggangan ciamik pasti idaman semua orang. Tak jarang para bikers juga memasang aksesoris pada bagian footpeg yang terbuat dari bahan logam. Itu dilakukan seolah ingin mempercantik tampilan motornya.

Memang tidak ada yang salah untuk melakukan hal itu, tapi ada baiknya jika musim hujan seperti ini disarankan untuk menghindari aksesoris yang berbahan logam. Karena berbahaya,terutama pada bagian footpeg. Pijakan kaki si pengendara jadi licin.

Bahayanya, jika Anda berada dalam kecepatan tinggi dan harus dihadapkan dengan lubang atau genangan air maka otomatis kaki Anda akan mudah terpeleset.

“Tidak jarang hal ini sering terjadi saat hujan. Gue sendiri juga pernah soalnya. Untungnya kaki ga meleset terus menyentuh aspal. Kalau sampe itu terjadi pasti gue udah jatoh,” papar pria kelahiran Jakarta 32 tahun yang lalu.

Gambar

4. Menggunakan lampu HID Putih

Para bikers sejati yang doyan aksesoris juga sering mengaplikasikan lampu HID berwarna putih pada motornya. Ini dilakukan untuk mengejar gaya.

Memang jika digunakan di malah hari dan didukung cuaca yang bagus lampu HID putih ini akan jauh lebih menarik.

Tapi jika musim hujan apakah akan tetap aman?

“Sebaiknya hindari dulu jika musim hujan. Sebab saat hujan sinar yang dihasilkan lampu itu tidak akan menembus dengan jauh. Alhasil jarak pandang Anda tidak akan jauh,” paparnya.

Menurutnya tidak ada salahnya menggunakan lampu HID saat musim hujan. Tapi ia menyarankan jika musim hujan pilih lampu HID berwarna kuning dan memiliki spesifikasi 43000k.

“Kalau warnanya sedikit menguning masih bisa menembus derasnya air hujan. Beda dengan lampu yang warna putih,” tandasnya.

Nah Otolovers semua bisa mulai ekstra waspada saat musim hujan seperti ini. Terutama bagi para bikers yang doyan mengaplikasikan aksesoris. Bukannya tidak boleh, tapi disarankan untuk lebih safety lagi dalam berkendara di musim hujan.

Gambar

tambahan:

– Spakbord juga gan.. bisa membahayakan pengemudi lain..
spakbord yg terlalu pendek bisa membuat aer hujan dr ban nyampe ke muka pengendara yg berada dibelakang..

– Kaca helm jangan yang gelap karena hujan membuat jarak pandang jadi terbatas

– Satu lagi gan, emang bukan aksesoris yang ada pada motor, tapi yang satu ini tuh sering dipake sama pengendara motor disaat musim ujan, yaitu JAS UJAN BATMAN, atau jas hujan yang menyerupai jubah gitu gan, itu kalo di pake terkadang sering membahayakan penggunanya, kasus temennya temen ane, pake jas ujan batman naek motor, eh jas ujan nya nyangkut di rantai alhasil jatoh lah dia dari motor, saran ane sih kalo ujan pake jas ujan yang baju sama celana, atau mendingan neduh aja gan

20 Comments

  1. Klo gak keberatan saya tambahkan mungkin agak sedikit tajam:
    1). Disaat hujan para bikers sering berteduh dibawah jembatan, halte, dll lalu motor2 tsb parkir sering memakan jalan dan menyebabkan kemacetan. Apakah hal ini bukan suatu keegoisan bikers dan tdk membahayakan motornya sendiri maupun kendaraan lain yg akan melintas. Seharusnya dgn memilih kendaraan motor segala resiko apapun harus terima bukan hanya mau seenaknya sendiri bukan? Disaat bikers egois lalu pengendara lain (mobil, angkot, taxi, bus, truck) jg ikutan egois apakah anda sbg bikers bisa menerima, misalkan keciprat genangan air, kesilauan thd sinar lampu, kendaraan dr belakang minta buru2 dgn cara spt bikers, dll apakah anda sbg bikers bisa menerima jg?

      • Apabila sudah tau mayoritas Bikers yg banyak salah knp para Bikers tidak mau merubah kelakuannya dijalan dan knp para Bikers selalu menonjolkan sisi EGOIS dan AROGAN?
        Klo memang slogan Bikers BROTHERHOOD knp tdk mengajak sesama Bikers agar bisa Tertib Rapi Dan Sopan dlm mengendarai motor spt Driver. Apakah Bikers merasa haram utk bisa melakukan hal tsb atau memang tidak sanggup mengendarai motor spt pengendara mobil?

  2. Sekedar saran saja, sebaiknya coba anda berpikir dari semua sisi yaitu sisi bikers dan sisi drivers atau dari sisi sendiri maupun dari sisi orang lain. Apabila anda hanya berpikir dari sisi bikers/diri sendiri sama halnya EGOIS dan jg spt katak dalam tempurung.
    Sorry klo saya bilang spt ini tp semua ini saya bicara secara logika saja, apakah anda atau dgn siapapun jg istilah kerennya riders sejati deh mampu utk diajak berpikir secara logika?

      • Saya bukan benci dgn Bikers tp saya tdk suka dgn kelakuan Bikers yg lebih menonjolkan sisi EGOIS dan AROGAN dijalan. Skr saya tanya, apabila para Drivers cara mengemudinya seperti Bikers apakah Bikers/masyarakat bisa menerima? Kita ambil imbal balik sambil dipikir secara logika saja agar para Bikers bisa menela’ah.

    • jangan selalu berpikir setiap biker “tidak pintar”, mungkin ya sebagian besar biker seperti itu tapi buka mata anda dan pikiran anda bahwa banyak juga biker yang lebih santun daripada seorang driver gan. jika anda telah berpengalaman di jalan bertahun-tahun anda pasti akan dapat membedakan gesture biker yang santun dan yang tidak. saya seorang pemotor gan, tapi saya coba mengendarai motor dengan cara pikir pemobil.buka pikiran anda gan, hilangkan sikap antipati pada biker,oke?

      • Kurniawan jngn sok2an jadi drivers deh…kayak ente kagak pernah naek motor aja dalam hidup ente…baru jadi sopir angkot sebulan aja lagak loe dah kyak gitu…mobil ane 4…motor ane 6…keseharian ane bawa mobil…tapi ane biasa2 aje tuch ame pengendara motor…yg penting saling menghormati dijalan raya…ente kebut2an sih bawa angkotnye…mangkanye ente kagak dihargain ame pengendara lain…hehehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*