Mobil murah, perlu enggak sih?

Gambar

Hai bro and sis sekalian, bicara mengenai mobil murah memang tiada habisnya. Banyak pabrikan mobil yang ikut jor-joran mengeluarkan produk terbarunya ke pasaran indonesia. Karena pemerintah indonesia sudah mengeluarkan kebijakan tentang adanya LGCC boleh di produksi dan diperjualbelikan di negeri ini.

Tapi bagaimana dampaknya gan? sebenarnya ada efek positif dan efek negatifnya lho karena adanya mobil murah ini. kita mulai dari sisi positifnya :

1. Dengan harga terjangkau banyak kalangan akan mudah mempunyai mobil.

2. Keinginan untuk mempunyai mobil terbuka lebar.

3. Lapangan pekerjaan otomatis terbuka juga.

4. Jika penjualan meningkat, perekonomian harusnya meningkat juga.

Dilihat dari sisi negatifnya :

1. Dengan menjamurnya mobil murah dipastikan kemacetan tidak bisa dihindarkan.

2. Dengan mobil murah permasalahan transportasi akan bertambah.

3. Dengan adanya mobil murah tidak ada yang namanya penghematan BBM

4. Dengan mobil murah jalan di perumahan dipastikan jadi parkiran semua.

Byueh ane juga tidak mengerti sama pemerintah gan, dari menteri ESDM menyuruh kita untuk berhemat, tetapi dari kementerien perindustrian menyetujui mobil yang diprediksi akan moncer penjualannya dan menghabiskan BBM. bagaimana tidak mobil 1 : 20 km/l dikali berapa lagi ini, sama juga pemborosan. Pemerintah oh pemerintah indonesia. Dan tidak ada yang namanya mobil nasional lagi. karena baru mau keluar langsung di tindas pabrikan jepang.  gimana gan mungkin ada yang mau memberikan pencerahan silahkan.

semoga berguna

Gambar

salam kebo putih

31 Comments

  1. Dengan mobil murah jalan di perumahan dipastikan jadi parkiran semua.

    BETOL SEKALI ITU KANG……………
    sekarang aja mobil mahal jalan utama aja buat parkiran apalagi mobil murah………… dah ga bisa di bayangin………..

    boleh mobil murah tapi jangan semua di joor ke jkt ke pelosok kayaknya lebih baik dan daerah yang belum maju or tersentuh pembangunan keluar pulau jkt, kalimantan , sulawesi, papua dll hehehehehe………..

  2. kepadatan/kemacetan bukan karena mobil/motor,tapi karena pertumbuhan penduduk(program KB gagal)biar angkutan umum ditambah kalau penduduk bertambah dgn pesat percuma,contoh saya+istri sekarang anak 4 sedangkan saya dan istri masih hidup.dari 2 jadi 6(3X lipat).

  3. mobil murah karena kandungan lokalnya yg tinggi dan dimensi kecil/mesin kecil.kalau kita beli mobil murah mengantikan mobil menengah berarti profit kenegara pemilik merk bisa dikurangi dan menambah investasi vendor produk lokal.tambah mahal tambah besar profit yg mereka dapat perunitnya.ambil contoh beat vs tiger vs CBR250R,mana yg menghemat devisa+profit keluar negeri,dan mana yg menumbuhkan investasi lokal

  4. contoh Toyota 86 unit full CBU jadi diproduksi diluar Indonesia dgn profit untuk TAM sedikit.Corolla kandungan lokal ndak sampai 20persen,Innova+Avanza kandungan lokal ndak sampai 80persen,LGCC rata2 kandungan lokal diatas 90persen dan harga unit murah menghemat tingkat konsumsi bangsa kita terhadap produk luar.dukung mobil murah mengantikan mobil mahal yg memboroskan devisa dan BBM yg masih disubsidi.

  5. sulit cari perusahaan swasta yg mau terjun diMobNas(seperti Tata India).resiko gagal dan rugi besar karena ndak mampu bersaing dgn pabrikan besar,kalau BUMN yg bikin cuma jadi bancakan korupsi aja,diproduksi disini dgn kandungan lokal tinggi sudah bagus apalagi bisa diexport walau merk perusahaan negara luar.(contoh Thailand bikin mobil/motor Honda dan juga diexport)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*