Cara berbelok

Hai bro and sis sekalian, apa kabarnya. Sudahkah anda punya SIM. kalau bloger pasti punya sim, bagaimana anda mendapatkan SIM? kalau dari proses yang resmi atau menurut aturan pasti tahu cara-cara berkendara dijalan. salah satunya adalah cara berbelok dengan benar. nah kali ini ane mau membahas tentang cara berbelok, walaupun ini artikel dari orang lain, namun tidak salah bila kita juga saling memberikan pengetahuan kepada orang lain supaya bisa jalan dengan tertib dan benar. nah kita simak saja caranya:

1. Cara 1

Gambar

Sering terjadi saat mobil (C) akan berbelok ke kiri, tiba-tiba muncul sepeda motor (A) dari sisi kiri atau sisi dalam belokan. Beruntung apabila mobil (C) melihat ada sepeda motor tersebut di sisi kirinya, jika tidak, maka motor (A) akan terjepit oleh mobil tersebut.

Mengapa bisa terjadi kecelakaan?

Pengemudi mobil (C) yang akan berbelok ke kiri, pertama-tama akan berkonsentrasi melihat ke arah kanan (1) melihat adanya mobil lain dari arah kanan (E), kemudian dia akan melihat mobil dari arah kiri (2) (D) untuk mulai berbelok ke kiri.

Saat seperti itu umumnya pengemudi mobil tidak terpikir untuk melihat sisi kiri mobil apakah aman atau tidak.

Sekalipun melihat spion, umumnya posisi sepeda motor yang menyelip masuk tidak terlihat karena masuk dalam sudut BLIND SPOT (sudut tidak terlihat oleh kaca spion).

Pengendara motor (B) posisinya benar, dia berjalan di belakang mobil yang sedang berbelok, sehingga aman. Pengendara motor (B) pun harus melihat kondisi lalin dari arah kanan, dan mengatur jarak dengan mobil di depannya saat berbelok.

2. Cara 2

Gambar

Sering terjadi juga, saat mobil akan masuk jalur di seberangnya pada suatu pertigaan, sepeda motor yang ikut berbelok dengan arah yang sama mengambil ruang gerak belok mobil. Hal ini sangat berbahaya apabila si pengendara mobil tidak melihat dan menginjak rem saat sepeda motor itu memotong jalur beloknya.

Sebaiknya, pengendara motor menunggu mobil tersebut berbelok pada ruang geraknya dan tidak memotorngnya.

3. Cara 3

Gambar

Pada jalan yang tidak terlalu ramai, sering terjadi motor atau mobil berbelok dengan mengambil jalur arah berlawanan saat memasuki pertigaan atau tikungan.

Untuk itu mobil atau motor yang akan memasuki tikungan atau pertigaan, sempatkan untuk membunyikan klakson atau menyalakan beam (jika malam) agar pengendara lain tau akan ada mobil / motor yang keluar tikungan, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berjalan di jalur masing-masing. Bayangkan ada garis pembatas jalur (imajiner) yang tidak boleh kita langgar saat berbelok, juga perlu berhenti, sebelum berbelok apabila ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang akan lurus (C), sehingga aman.

4. Cara 4

Gambar

Kecelakaan antar sesama sepeda motor sering terjadi saat memasuki suatu tikungan. Ketika salah satu pengendara motor menyusul memasuki tikungan dan mengambil jalur belok sepeda motor di belakangnya, sehingga apabila pengendara yang dibelakang tidak sigap, akan terjadi kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berbelok di jalurnya, bayangkan garis belokan yang akan kita lalui maupun yang akan dilalui oleh pengendara di dekat kita, sehingga kita tidak mengambil atau menyerobot jalur beloknya.

Mendahului di persimpangan

Skenario
1. Mobil Biru mo belok kiri, pengendara sepedamotor (rider) berada pada posisi yang salah, dalam artinya dia nggak melihat dan dan tidak terlihat oleh mobil Kuning.

2. Saat Mobil biru menurunkan kecepatan, Rider bermanufer menyalip dari sebelah kanan dan terus berakselerasi, pada saat itu mobil Kuning pun akan melewati persimpangan dengan berbelok ke kanan.

3. Rider terlambat mengantisipasi handicap didepannya, ia tidak sempat berhenti dan menghindar sehingga terjadilah tabrakan

Gambar

Yang benar adalah:

1. Hindari menyalib pada persimpangan ke kanan karena kendaraan didepan dapat mengambil jalur anda untuk berbelok ke kanan. Sebelum menyalib pada persimpangan ke kiri, yakinkan dahulu jalur dalam keadaan kosong dan aman.

2. Saat akan melewati sebuah persimpangan, dapatkan semua informasi sebaik mungkin termasuk sinyal-sinyak kendaraan disekitar anda, bersiaplah untuk sesuatu yang tidak diinginkan

3. Tanyalah diri anda Sendiri, apakah saya sudah “terlihat”, Yakinkan diri anda berada dalam jangkauan penglihatan pengendara pada persimpangan dengan melakukan kontak mata secara langsung. Bersiaplah untuk sesuatu yang terburuk.

Gambar

Membelok ditikungan

Tikungan merupakan tempat yang buruk untuk mengakhiri hidup, Saat kita salah memasuki tikungan, biasanya sesuatu yang buruk akan sulit dihindari.
Statistik suatu majalah otomotif menyebutkan kebanyakan kecelakaan di tikungan banyak menimpa Riders pemula dan Riders yang Ugal-ugalan. Tapi Jangan Kaget bila Statistik menyebutkan juga bahwa Kecelakaan di tikungan jumlahnya merosot saat kondisi jalanan Basah …Tanya kenapa ? 

1. Rider memasuki sebuah tikungan dengan kecepatan terlalu tinggi, sehingga Ia gagal memprediksi Radius tikungan karena late braking…emangnya Rossi.
Karena terlalu cepat posisi belok menjadi melebar sehingga mendekati marka pembatas jalan.

2. Rider gagal mengantisipasi ujung tikungan, panik sehingga menutup gas dengan spontan

3. Rider kebablasan melewati marka jalan, sehingga dapat saja mengalami benturan dengan kendaraan pada arah yang berlawanan

Gambar

Yang benar adalah :

1. Tekan Rem perlahan …. setup and squeeze … Pertahankan kecepatan ideal yang nyaman bagi Bro sendiri untuk melibas tikungan seraya memperhatikan tanda-tanda di depan.

2. Memasuki tikungan dengan kondisi dan posisi dimana Bro dapat melihat semua yang akan dihadapi, sisakan ruang antara brothers dengan jalur arah lawan. Ingat posisi yang brothers lihat di depan merupakan posisi tujuan brothers

Gambar

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/5242ca3838cb179e52000007/belok-bukan-sembarang-belok/

 

34 Comments

  1. baguss.. kdg sy jg suka sebel kalo ada kendaraan (terutama motor) belok motong jalur
    kayanya perlu ditraining nggambar garis imajiner deh.. -____-‘

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*