jump to navigation

Membuat sirkuit bertaraf internasional perlu perkiraan yang matang April 8, 2014

Posted by orong-orong in motogp.
Tags: , , ,
trackback

Gambar

OrongOrong.com

Hai bro and sis sekalian, apa kabarnya? semoga dalam keadaan baik-baik saja. Mengingat tentang mundurnya yamaha R15 dari IRS di ajang nasional memang menjadi kabar yang tidak sedap. Keinginan pertarungan antara 3 pabrikan jepang yang berbeda sangat di tunggu oleh para pecinta otomotif nasional. Karena alasan sirkuit yang tidak memadai / kurang safety maka yamaha mengurungkan niatnya untuk turun di kelas IRS sport 150cc. Kini hanya akan di ikuti suzuki dan honda.

Nah ngomong-ngomong sirkuit yang pantas untuk menggelar IRS sport 150cc adalah sentul dan binaung, kedua sirkuit ini memang sudah sesuai standar nasional bahkan sentul dulu standar internasional. Sekarang jauh dari standart internasional sesuai standar FIM. jika berbicara kenapa kok di setiap daerah tidak membuat sirkuit yang bertaraf minimal nasional, yuph karena berbagai alasan yang membuat suatu daerah berani membuat sirkuit bertaraf nasional. Saya selaku orang yang bekerja di konsultan perencanaan Arsitektur dan juga management konstruksi ( MK ) menganggap lumrahlah jika suatu daerah membuat sirkuit bertaraf nasioanl seperti yang ada di balik papan.

Sirkuit yang ada di balik papan memang bertaraf internasional karena kantor ane sendiri yang jadi MK, bila ingin melihat lebih detailnya sudah di jelaskan oleh rec303. Pembangunanya tidak sedikit, menghabiskan dana kurang lebih 20 miliar rupiah saja. opo gak ngowoh tenan duit sebanyak itu seperti apa. yang jelas daerah balik papan itu termasuk daerah yang kaya dan pendapatan daerahnya tergolong tinggi. Dan dalam pembangunanya juga memakan waktu yang tidak sedikit ( lama ). Bagaimana tidak wong sebelum itu kota balikpapan sudah membangun stadion bertaraf internasional yang menghabisakan dana 1 triliun rupiah dan kantor ane sebagai konsultan perencananya.

Namun semua itu mungkin sudah di perhitungkan oleh pemerintahan balikpapan karena sudah berinvestasi sebanyak itu. Contoh membangun sirkuit pasti dengan tujuan pariwisata akan naik dan pemasukan daerah juga naik. namun bila sirkuit tidak di gunakan maka pemerintahan akan mengalami kerugian karena sirkuit juga butuh perawatan bila tidak ingin rusak. Jadi semua juga tergantung dari FIM sendiri kalau sering mengadakan acara balapan maka kemungkinan akan mendapat pemasukan.

Jika tidak ada kegiatan ya dipastikan pemerintah tersebut jadi rugi karena terus melakukan perawatan yang tidak sedikit. jadi perlu adanya pembicaraan antara penyelenggara balapan indonesia dengan pihak terkait sirkuit  pemerintah lokal. Jadi tidak semudah itu membuat sirkuit bertaraf nasional. silahkan di seruduk

Gambar

salam kebo putih

Comments»

1. cahyadip - April 8, 2014

Joss bro, investasi sudah tinggal pemanfaatannya….jangan jadi arena utk menghabiskan anggaran. Perlu studi kelayakan pasar juga ya sepertinya?

orong-orong - April 8, 2014

Itoe betoel adanja

2. warungasep - April 8, 2014
orong-orong - April 8, 2014

Btul itu

3. paperiders - April 8, 2014

20M murah itu om, korupsi aja minimal 1 M sekarang😀

mufidar - April 8, 2014

kemarin juga habis nebus TKI SATU ORANG seharga 20M lebih😀

paperiders - April 8, 2014

la iya murah toh 20M itu😄

orong-orong - April 8, 2014

Malahan

orong-orong - April 8, 2014

Beneran toh

orong-orong - April 8, 2014

Malahan ngajak korupsi

4. Papa Afnhy - April 8, 2014

Mahal ternyata.belum lagi pemeliharaannya

orong-orong - April 8, 2014

Betul, makanya harus ada pemasukan jika ingin terus bertahan

5. Kobayogas - April 8, 2014
6. masshar2000 - April 8, 2014
orong-orong - April 10, 2014

pemerintahan solo tidak ada agenda

7. baha - April 8, 2014

membangun lebih mudah daripada mengelola.

8. 4G92Mivec - April 8, 2014

Lebih mudah membangun daripada memeliharanya. Mungkin lebih baik diserahkan ke swasta🙂

orong-orong - April 10, 2014

bener, kalau swasta pasti lebih baik

9. fachruldeanca - April 9, 2014
orong-orong - April 10, 2014

wah ane gak bisa jawab tuh

10. Mas Sayur - April 9, 2014

tunggu M.Orong Orong jadi RI 1..baru akan di bikinin sirkuit internasional di boyolali :mrgreen:

orong-orong - April 10, 2014

woh amiiiiiiiiiiiiiiiin mas.

11. ari - April 10, 2014

bagaimana mau buat sirkuit….duitnya habis buat korupsi🙂
http://zulari58.wordpress.com/2014/04/07/akhirnya-si-dark-sampai-ke-rumah/

12. Akhirnya Indonesia bisa menggelar motogp tahun 2017 | OrongOrong.Com - October 21, 2015

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]

13. Sepang, tujuan motogp lovers indonesia | OrongOrong.Com - October 21, 2015

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]

14. Kapan pabrikan membantu moda transportasi indonesia? | OrongOrong.Com - October 21, 2015

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]

15. Indonesia butuh sirkuit bertaraf motogp, mungkin ini bisa membantu | OrongOrong.Com - October 21, 2015

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]

16. Dorna bidik indonesia supaya bisa gelara motogp | OrongOrong.Com - October 21, 2015

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]

17. SCB TT, Sirkuit baru Jakarta | OrongOrong.Com - March 18, 2016

[…] membuat-sirkuit-bertaraf-internasional-perlu-perkiraan-yang-matang […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: