Wedyan CS1 gigi4 bisa mencapai 160km/jam

CS1

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Motor AHM yang pernah menjadi fenomenal ternyata masih ada kabar beritanya siapa lagi kalau bukan sang City Sport One ( CS1). Yuph motor yang pernah sangat alris penjualanya pada masa barunya kini memang sudah menemui ajalnya namun jangan khawatir karena sebentar lagi akan segera reborn / lahir kembali dengan bentuk yang lebih sporty lagi yakni ayago beneran.

Nah ada kabar apa tentang Honda CS1 ini? ternyata motor ini mampu menggapai kecepatan 160km/jam pada gear 4 saja padahal CS1 sendiri mempunya 5 gear dan masih ada 2 gear lagi kira-kira nambah berapa lagi ya kecepatanya. Yah tinggal di kalkulasikan lagi mengingat speedo CS1 yang digital itu sangat kecil sekali deviasinya jadi anda percaya tidak dengan kecepatan seperti itu?

Alih-alih pasti berpikir pasti itu di bore up sampai 300 biar bisa mencapai kecepatan seprti itu namun kalau di bore up samai segitu salah karena jawaban yang benar adalah CS1 ini memakai sensor speedo punya New megapro yang sama-sama digitalnya.

Kalau Sensor CS1 mungkin lebih kecil dari new megapro dan kalau sensornya lebih besar kan maka kecepatan yang di peroleh juga lebih besar dari normalnya. Pengen motor CS1 anda bisa kencang seperti itu? cukup ganti saja sensor kecepatanya dengan sensor New megapro pasti terasa kencang sekali siapa tahu bisa 200km/jam, ngoahahahahah. monggo di seruduk

10551978_788187204538604_1895720993_n

salam kebo putih

Baca juga sob ;

33 Comments

  1. Lek ku moco nganti tak silihne suryokonto(tnp hrf L)asem tenan lek kibakno gnt spedo,supraku thn 2004 on speedo yo gigi 1 mlayu 120km/j hayo kowe gumun pora lek…

  2. Copy dari komentar ID Customer Pintar di blog IWB.
    http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j
    Isinya Prakata
    Penyusunan Standar Nasional Indonesia Pengujian tingkat ketelitian speedometer merupakan hasil terjemahan sebagian dari dokumen standar UN-ECE Regulation nomor 39 Revisi 01 Tanggal 7 Februari 2003 tentang Uniform Provisions Concerning The Approval of Vehicle With Regards To The Speedometer Equipment Including Its Installation.
    Standar ini disusun dalam rangka pembinaan industri otomotif dan industri komponen kendaraan bermotor dalam negeri, perlindungan konsumen, dan persiapan masuk ke pasar global.
    Dalam penyusunan SNI yang menggunakan referensi UN-ECE No. 39 ini, terdapat bagianbagian yang tidak diterapkan, yaitu, sistim persetujuan (approval), Penandaan “E” (E Marking), dan Konfirmasi Produksi (Confirmation Of Production / COP). Apabila dikemudian hari terdapat keraguan dalam penafsiran SNI ini, maka dipersyaratkan dikembalikan pada naskah aslinya.
    Perumusan standar ini dilaksanakan oleh Panitia Teknis Kendaraan Bermotor, yang dibahas dalam rapat konsensus pada tanggal 13 Desember 2005 di Jakarta yang dihadiri wakil-wakil dari produsen, konsumen, asosiasi, lembaga penelitian, perguruan tinggi dan instansi terkait lainnya.
    5 Cara uji
    5.1 Ketentuan umum
    5.1.1 Speedometer dipersyaratkan diletakkan pada lokasi yang langsung dan mudah dilihat oleh pengendara dan dipersyaratkan mudah dibaca baik pada kondisi siang maupun malam hari.
    5.1.1.1 Untuk speedometer yang digunakan pada kendaraan bermotor kategori M, N, L3, L4 dan L5 maka besaran skalanya dipersyaratkan 1 km/jam, 2 km/jam, 5 km/jam atau 10 km/jam. Angka indikator penunjuk kecepatan dipersyaratkan mengikuti ketentuan: apabila angka indikator kecepatan tertinggi tidak lebih dari 200 km/jam maka interval angka
    indikatornya dipersyaratkan tidak lebih dari 20 km/jam. Apabila angka indikator kecepatan tertinggi lebih dari 200 km/jam maka interval angka indikatornya dipersyaratkan tidak lebih dari 30 km/jam. Interval angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    5.1.1.2 Apabila pabrikan memasarkan kendaraan bermotornya ke luar negeri yang menerapkan satuan kecepatan yang berbeda maka speedometernya dipersyaratkan dilengkapi dengan satuan mil/jam (mph) dengan besaran skala 1 mil/jam, 2 mil/jam, 5 mil/jam atau 10 mil/jam. Interval angka indikator dipersyaratkan tidak lebih dari 20 mil/jam dengan rentang antara 10 mil/jam atau 20 mil/jam. Interval angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    5.1.1.3 Untuk speedometer yang digunakan pada kendaraan bermotor kategori L1 dan L2 maka angka indikator penunjuk kecepatan dipersyaratkan tidak lebih dari 80 km/jam dengan besaran skalanya dipersyaratkan 1 km/jam, 2 km/jam, 5 km/jam atau 10 km/jam. Interval
    angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    5.1.1.4 Apabila pabrikan memasarkan kendaraan bermotor kategori M, N, L3, L4 dan L5 ke luar negeri yang menerapkan satuan kecepatan yang berbeda maka speedometernya dipersyaratkan dilengkapi dengan satuan mil/jam (mph) dengan besaran skala 1 mil/jam, 2 mil/jam, 5 mil/jam atau 10 mil/jam. Interval angka indikator dipersyaratkan tidak lebih dari 20 mil/jam dengan rentang antara 10 mil/jam atau 20 mil/jam. Interval angka indikator penunjuk kecepatan tidak dipersyaratkan diseragamkan.
    Langsung ke Contohnya mas bro.
    Ninja 150 L yang di coba bang Iwan di speedometer angka indikator tertinggi pada Ninja 150 L 200 km/h berarti tidak lebih dari 200 km/h maka interval angka
    indikatornya dipersyaratkan tidak lebih dari 20 km/jam.
    Bang Iwan dapet top speed 165 km/h jika di telaah sesuai bunyi peraturan tersebut dan diambil interval angka yang maksimal berarti kecepatan Ninja 150 L tersebut adalah 145 km/h.
    Terima kasih
    Dari Peraturan di atas ane menyimpulkan CS1 di speedometer 160 km/h Top speed sebenarnya 140 km/h (kurang tau juga kalau ukuran bannya sudah diganti lebih kecil simpangan keakuratan speedometernya bisa lebih jauh lagi)

6 Trackbacks / Pingbacks

  1. Hot, Spyshot Honda new CS1 | OrongOrong.Com
  2. Mau di banderol berapa All new CS1? | OrongOrong.Com
  3. Honda New CS1 powernya masih di bawah CB150R | OrongOrong.Com
  4. CS1 reborn mirip yang lama? Wah akankah jadi blunder lagi | OrongOrong.Com
  5. Seperti apakah bentuk CS1 nantinya? | OrongOrong.Com
  6. Satria Fu moncer, akankah CS1 Reborn? | OrongOrong.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*