jump to navigation

Apa itu standar Euro-3 ? October 2, 2015

Posted by orong-orong in Uncategorized.
Tags: , , , , , ,
trackback

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda. Heboh pengakuan beberapa merk terkenal eropa yang memanipulasi tentang lolosnya beberapa produknya ini memang di rasa wajar. Lha bagaimana kalau produknya tidak lolos standar Euro yang di berlakukan ya tidak boleh di jual. Nah di indonesia saat ini juga mengikuti kebijakan standar Euro, kalau di indonesia masih menganut standar Euro-3 sebagai patokan atau batasanya untuk unit produksi baru entah itu sepeda motor atau mobil.

Saat ini pabrikan juga mempunyai alat sendiri untuk mengukur uji emisi dan pemerintahpun juga mempunyai alat yang sama yakni di kementrian perhubungan. Nah kira-kira apakah standar Euro-3 itu?………..

Standar Euro adalah suatu batasan gas buang yang berasal dari knalpot kendaraan meliputi Nitrogen Oksida ( Nox ), Hidrokarbon ( HC ) dan Karbon Monoksida ( CO ). jadi di mulai dari standar euro 1, standar euro-2 dan yang sekarang lagi di terapkan di indonesia yakni standar euro-3. Lantas berapa batasan / toleran yang masih bisa berlaku untuk standar euro-3?

Batasan untuk standar Euro – 3 adalah 0,3 gr/km untuk hidro karbon ( HC ), 0,15 gr/km untuk Nitro Oxida ( Nox ) dan 2 gr/km untuk karbon monoksida ( CO ). Piye carane ngitung? aku dewe mumet jee kan pakai alat untuk uji emisi dan semiga saja alatnya tidak di manipulasi seperti pabrikan eropa. Sekarang teknologinya berpindah ke injeksi supaya lolos standar euro – 3 bang.

Nah ini ada ambang batas untuk sepeda motor belum mobil lho ya ;

Kapasitas mesin di bawah 150 cc:
Kadar CO : 2.0 gram/km
Kadar HC : 0.8 gram/km
Kadar NOx : 0.15 gram/km

Kapasitas mesin di atas 150 cc:

Kadar CO : 2.0 gram/km
Kadar HC : 0.3 gram/km
Kadar NOx : 0.15 gram/km

Kecepatan motor di bawah 130 km/jam:
Kadar CO : 2.62 gram/km
Kadar HC : 0.75 gram/km
Kadar NOx : 0.17 gram/km

Kecepatan motor di atas 130 km/jam:

Kadar CO : 2.62 gram/km
Kadar HC : 0.33 gram/km
Kadar NOx : 0.22 gram/km

Mudeng po ra?………………

Dengan menggunakan BBM seperti pertamax maka hasil gas buangnya lebih ramah lingkungan berbeda dengan bahan bakar yang masih premium yang katanya sudah bebas timbal. Kalau memang sudah bebas timbal maka aman juga gas buangnya menurut sumber.

sumbernya di sini, iya di sini ; detikoto

11215072_463419340505154_4980084961810618084_n

sini uji emisi sama aku

Comments»

1. Mase - October 2, 2015

Oh gitu ya lek

orong-orong - October 2, 2015

begitulah kawan

2. Supono Wahyudi - October 2, 2015
3. sukmahandayani56 - October 2, 2015

sampean tiap brita di jejeli bonus tjewek tjantiek…

stok gambarmu akeh tah..???

weka weka weka

orong-orong - October 2, 2015

lha seneng po ra, nak ora yo tak hapuse

sukmahandayani56 - October 2, 2015

Na iso tambahiii yo ra ppo

orong-orong - October 2, 2015

boleh, sesuk tak wenehi sing hot

sukmahandayani56 - October 2, 2015

Waduhhhh…. Garaaii tunggale ra kuaatt

sukmahandayani56 - October 2, 2015

Na iso sg hot n coll ben koyo dispenser

orong-orong - October 2, 2015

tinggal request ae

sukmahandayani56 - October 2, 2015

Wuuaaahaahaa

4. goozir - October 2, 2015

wah paling bawah yuro 69

5. lantis - October 3, 2015

haduhhh.. cece nya pengen ku standart tengah aja…😀

6. Tarif isi nitrogen daerah tingkir | OngolOngol.com - March 16, 2016

[…] apa-itu-standar-euro-3 […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: