Oknum guru di tuntut karena jewer muridnya

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Setelah beberapa hari tidak bisa di akses kini blog ini kembali normal lagi. Ok kita mula browsing lagi dan memberikan berita yang bermanfaat lagi bagi khalayak umum. Kali ini akan ane bahas mengenai fenomena menjadi seorang guru.

Profesi guru kadang di pandang sebelah mata bagi beberapa kalangan namun sebenarnya karena jasa gurulah kita semua bisa pintar dan bisa menggapai cita-cita yang dimpikan pada masa kecil dulu. Dalam bahas jawa sendiri Guru itu mempunyai makna plesetan “Guru = waGU lan kuRU” yang berarti wagu = tidak cocok / tidak oke sedangkan kuru itu berarti kurus / ceking. Namun arti yang sebenarnya dalam bahas jawa adalah Guru = diGugu lan ditiRU yang bermakna¬†sebagai panutan dan di tirukan.

guru vs artis

Sebenarnya miris juga dengan profesi guru apalagi guru yang honorer dituntut sekolahan / dari dinas entah itu dinas pendidikan atau pun dinas agama agar muridnya bisa lulus dengan nilai yang tinggi sedangkan bayaran yang mereka tidak sepadan dengan perjuanganya. Pengalaman istri ane mantan guru honorer dahulu ………….

Tapi ya bagaimanapun juga kita haru menghormati seorang guru dimana dahulu kita belum bisa baca tulis di ajari nya dengan sepenuh hati hingga menjadi bisa dan juga semua ilmu yang didapatkan di sekolah juga semua bersumber dari para guru.

guru vs murid

Namun fenomena guru jaman sekarang dimana ada salah satu murid yang bandel dan mungkin sudah diluar batas kewajaran hingga membuat guru tersebut tidak bisa mengendalikan emosi kemudian melakukan hal-hal yang di rasa tidak perlu maka murid itu akan melaporkan kepada orang tua sedangkan dari orang tua akan lapor ke pihak kepolisian hingga membuat guru tersebut di permasalahkan di dalam hukum. Awalnya ingin membuat si murid itu biar jera tapi malah berakhir dengan penjara ……….. itulah fenomena seorang guru.

fenomena guru

Baca juga sob ;

11 Comments

  1. Jaman dulu hukumannya lebih parah.
    Upacara celelekan langsung tendang.
    Tapi anak2 dulu tetap ngajeni guru..
    Malah kalau lapor ortu tambah dimarahin di rumah.
    Sekarang jadi guru serba salah.
    Lembek dibilang gak ada wibawa, keras dikit dilaporin polisi.
    Ortunya sekarang juga banyak yg lebay.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*