jump to navigation

Introducing with yamaha Aerox 155 vva type R May 16, 2017

Posted by orongorong in : Yamaha , trackback

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Sudah lama sekali alias berminggu-minggu saya tidak menulis karena ada beberapa kendala yakni antara pekerjaan dan blog yang belum di urus perpanjangannya. Tapi kini alhamdulillah untuk blog orongorong.com sudah bisa di akses dengan bantuan kang endrik yahmawan hingga menjadi self hosting, suwun kang endrik atas bantuannya. Sebenarnya banyak sekali bahan yang ingin saya tulis namun karena keterbatasan itu jadi rada terganggu. Okey kita mulai dari review harian yamaha Aerox 155 vva type R.

Saat ini saya tidak punya kendaraan roda dua karena motor yang saya pakai setiap hari ( honda vario 125 ) sudah saya jual dan berencana untuk membeli yamaha Aerox 155 vva yang begitu menggoda buat saya. Namun hingga saat ini saya belum mendapatkan unitnya, ya karena barangnya memang susah dan tidak ready stok di dealer karena keterbatasan produksi di indonesia. Sudah pada tahu juga kan karena motor ini juga di ekspor ke negara-negara tetangga. So unit ya harus berbagi dengan yang ekspor.

Meski tidak punya motor sendiri namun ada kabar bagus yakni ada unit yamaha Aerox 155 vva untuk test ride media dan blogger kebetulan saya berkesempatan boleh mencoba test ride selama 2 minggu ( 2 blogger ). Sebenarnya yamaha Aerox 155 vva sudah tidak asing lagi bagi saya karena saya pun sudah mencoba beberapa kali dalam acara gelaran yamaha lewat YRA. Hingga membuat kepincut ingin meminangnya.

First Impression Yamaha Aerox 155 vva

Awalnya saya kagum dengan bentuk yamaha aerox 155 vva ini dimana yamaha sekarang tidak seperti yang dulu yang di kenal sebagai pabrikan yang membuat skutik dengan ukuran yang sama saja dan sekarang sudah berubah total. Sekarang skutik yamaha yang terbaru sudah berukuran besar-besar dengan tampilan sporty tetap ada dengan tidak meninggalkan fungsionalitas dan penambahan berbagai fitur. Ini skuter matik memang terlihat sangat bongsor sekali dari sudut manapun apalagi kalau dari belakang, motorsport saja bisa minder di buatnya bila di jejerin.

Motor ini terbagi menjadi 3 type yakni ada type standar ( bawah ) type R ( menengah ) dan juga type S ( atas ) dan di bagi menjadi 3 harga sesuai dengan tingkatanya. Kalau saya jelas lebih memilih yang full spechlah karena mendapatkan semua fitur yang ada, coba saja bayangkan di kelas skutik 150cc dengan fitur canggih plus piranti keselamatan yang jos cuma ada di motor ini yakni yang type S. Keyles menjadi yang tercanggih di kelasnya, ABS menjadi piranti keselamatan yang bisa di andalkan, tengok saja di motorsport 150cc belum ada yang pakai rem ABS di indonesia ( CMIIW ).

So ini skuter matik memang benar-benar di tujukan kepada yang hoby saja bisa menyasar ke anak muda. Mungkin ini saja dulu permulaanya nanti di lanjut karena masih banyak lagi artikel yang pending.

space for ads

Comments»

1. Mas Sayur - May 16, 2017

Aseeek..jik ono sing nyilihi…
Alhamdulillah…

http://wp.me/p8AwWx-3IE



%d bloggers like this: