Jika menemukan mobil pribadi pakai rotator kemungkinan itu intel yang menyamar gan

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Di kota besar yang biasanya macet  seperti jakarta, surabaya bandung dan lainnya pasti pernah mengalami kejadian ada mobil yang menggunakan lampu rotator meminta prioritas jalan raya. Jika mobil itu memang mobil yang berhak sich mending minggir saja gan daripada di tendyang sama pihak berwajib, namun jika kendaraan kok pakai rotator kan bikin dongkol juga toh. Siapa yang gak dongkol udah macet eh minta jalan seenak wudelnya, tapi ya begitulah di jalan raya bagaikan di medan pertempuran saja.

Eit’s jangan berprasangka buruk dulu guys jika melihat mobil pribadi memakai lampu rotator di atasnya bisa jadi itu adalah polisi yang menyamar ( intel ). Sebenarnya mobil yang boleh memakai rotator ( strobo )ada beberapa macam antara lain : mobil tahanan, mobil pengawalan TNI, Mobil pemadam kebakaran, Mobil PMI dan ambulance. Mobil itu mendapatkan prioritas jalan karena memang darurat, kalau kendaraan pribadi bisa jadi itu hanya orang kebelet saja.

Namun kini ada pengecualian karena mobil pribadi yang di pakai oleh polisi yang berprofesi sebagai intel boleh menggunakan rotator ( strobo ) dalam menjalankan tugasnya jika mengejar penjahat dan meminta prioritas jalan. Jadi di perbolehkan mobil pribadi pakai rotator tapi ingat khusus untuk intel saja. Kalau bukan dari anggota maka siap-siap saja akan di cekal …………………

Ada pun beberapa warna rotator ada 3 macam sesuai dengan peruntukannya, antara lain :

Warna merah dan biru biasanya di gunakan untuk mobil tahanan, pengawalan TNI, Pemadam kebakaran, ambulance, palang merah dan mobil jenazah. Sedangkan warna kuning biasa di gunakan untuk patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasaran lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan ankutan barang khusus.

Nih aturan menggunakan lampu rotator / strobo dan sirine di kendaraan bermotor :

Berikut ketentuan pemasangan lampu sesuai pasal 59 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan:

(1) Untuk kepentingan tertentu, Kendaraan Bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat dan/atau sirene.

(2) Lampu isyarat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas warna:
a. merah;
b. biru; dan
c. kuning.

(3) Lampu isyarat warna merah atau biru sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b serta sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai tanda Kendaraan Bermotor yang memiliki hak utama.

(4) Lampu isyarat warna kuning sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c berfungsi sebagai tanda peringatan kepada Pengguna Jalan lain.

(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:
a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian
Negara Republik Indonesia;
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan
Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan, prosedur, dan tata cara pemasangan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah.

(7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

source : detik.com

3 Comments

  1. Mungkun mksdnya kaya detektif..tp klo di usa..detektifnya pakai rotator kecil ditempel klo ada pengejaran..atau di bawah kap didepan radiator..dinyalakan saat ada pengejaran.
    Klo disini..buat buka jalan pas macet..taunya cm plg ke rumah..kampret.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*